Gak tau gimana ceritanya saya bisa lahir di pulau indah ini...
Selengkapnya...
Jumat, 15 Januari 2010
Pesan n kesan
Sebenernya bingung nulis apaan, tapi karena harus ya ta tulis aja dah...
Kesan ikut kuliah Algoritma n strukutur data.
1.Cara dosennya (pak dody) ngajar asik, santai, pokoknya te o pe banget.
2.Mata kuliahnya sebenernya asik, tapi karena suasana kuliah yg gak mendukung jadinya susah buat masuk ke otak (baru sampe ke rambut trus ilang dah..hehehe)
3.Awalnya materi di kelas dengan di praktek, gak begitu nyambung.Di praktek terlalu cepat.Tapi mudah2an dengan asdos yg baru bisa menyesuaikan.
Pesan ....
Apa yah???
Gak ada sebenernya.Pokoknya semua udah bagus, ya semoga besok2 gak ada lagi mahasiswa belajar sambil megang kipas,,trus ngomong,,"Panassss"...
Suksma pak dody
Selengkapnya...
FUNGSI
Dengan mempergunakan fungsi, maka struktur program akan terlihat lebih ramping. Fungsi merupakan sebuah blok instruksi yang dieksekusi dan dipanggil dari bagian lain tubuh program.
Format penulisannya adalah sebagai berikut:
tipe nama(argumen1, argumen2,…) pernyataan;
Dimana:
tipe berisi tipe data yang akan dikembalikan oleh fungsi
nama merupakan pengenal untuk memanggil fungsi
argumen (dapat dideklarasikan sesuai dengan kebutuhan). Tiap-tiap argumen
terdiri dari tipe-tipe data yang diikuti oleh pengenalnya. Sama seperti
mendeklarasikan variable baru (contoh, int x).
pernyataan merupakan bagian tubuh fungsi. Dapat berupa pernyataan tunggal
ataupun pernyataan majemuk.
Contoh penggunaan fungsi:
Hasilnya adalah :
Pertama : 5
Kedua : 5
Ketiga : 2
Keempat : 6
Dalam program di atas, terdapat sebuah fungsi yang dinamakan kurang. Fungsi
ini mengerjakan tugas untuk mengurangkan nilai dua buah variable dan kemudian
mengembalikan hasilnya.
Sedangkan di dalam fungsi main(), terdapat beberapa kali pemanggilan terhadap
fungsi kurang. Disana terdapat dengan jelas perbedaan cara pengaksesan dan
pengaruh terhadap hasilnya.
Untuk lebih memperjelas, beberapa sintak akan dijelaskan secara rinci sebagai
berikut:
Jika diganti dengan hasil (sesuai dengan pemanggilan fungsinya), maka akan
didapatkan baris:
sama seperti baris:
jika sesuai dengan pemanggilan fungsinya, maka akan didapatkan:
sedangkan untuk:
maka isi dari variabel x=5 dan y=3, sehingga dapat diartikan sebagai baris:
demikian juga halnya dengan baris:
dapat diartikan dengan baris:
Selengkapnya...
PERULANGAN (loops)
Sebuah atau beberapa pernyataan akan dijalankan secara berulang-ulang, selama kondisi terpenuhi.
Perulangan dengan while
Sintaknya adalah :
while (kondisi) pernyataan;
pernyataan akan dijalankan selama ekspresi bernilai true.
Contoh :
Di layar akan tampil :
Masukkan angka untuk mulai : 4
4, 3, 2, 1, STOP!
Algoritma untuk perulangan di atas adalah sebagai berikut :
1. User menginputkan sebuah nilai ke variable n.
2. Pernyataan while akan melakukan pengecekan apakah (n>0) ?.
Dalam kondisi ini, terdapat 2 kemungkinan :
a. true : lakukan pernyataan (langkah 3)
b. false : lompati pernyataan (lanjutkan ke langkah 5..)
3. Lakukan perintah :
cout << n << “, “;
--n;
(cetak n ke layar, dan turunkan 1 nilai n)
4. Akhiri blok. Kembali lagi ke langkah 2..
5. Lanjutkan program setelah blok while. Cetak STOP! Dan
akhiri program.
Perulangan dengan do…while
Sintaknya :
do pernyataan while (kondisi);
Konsep do…while mirip dengan while. Namun pernyataan akan dijalankan terlebih dahulu sebelum pengecekan kondisi. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh berikut
Akan tampil :
Masukkan nomor (tekan 0 untuk mengakhiri) : 67
Anda memasukkan angka : 67
Masukkan nomor (tekan 0 untuk mengakhiri) : 12
Anda memasukkan angka : 12
Masukkan nomor (tekan 0 untuk mengakhiri) : 0
Anda memasukkan angka : 0
Tambahan :
• perintah break
break berfungsi untuk keluar dari loop, walaupun kondisinya belum seluruhnya terpenuhi. Biasanya, perintah ini digunakan untuk memaksa program keluar dari loop. Contoh berikut akan berhenti menghitung sebelum terhenti secara normal.
dan di layar akan tampak hasil sebagai berikut :
10, 9, 8, 7, 6, 5, 4, 3, penghitungan dihentikan !
Struktur Selektif dengan switch
Logika menggunakan switch sama dengan menggunakan perintah if yang telah dijelaskan sebelumnya.
Sintaknya adalah :
Cara kerjanya:
1. switch akan mengevaluasi pilihan dan apabila isinya sama dengan nilai1, maka blok pernyataan 1 akan dijalankan sampai menemukan perintah break untuk kemudian keluar dari blok switch.
2. Bila pilihan tidak sama isinya dengan nilai1, maka akan dicocokkan lagi dengan nilai2. dan apabila isinya sama dengan nilai2, maka blok pernyataan 2 akan dijalankan sampai menemukan perintah break untuk kemudian keluar dari blok switch.
3. Terakhir, apabila isi pilihan tidak sesuai dengan nilai1, nilai2 dan seterusnya maka secara otomatis yang dijalankan adalah blok pernyataan default.
Selengkapnya...
SELEKSI KONDISIONAL ( if …else…)
if (x==100)
{
cout << “x adalah ”;
cout << x;
}
Bila menginginkan sesuatu dijalankan ketika kondisi tidak terpenuhi, dapat ditambahkan keyword else.
Sintaknya adalah :
if (kondisi)
pernyataan1;
else
pernyataan2;
Contoh :
if (x==100)
cout <<”x adalah 100”;
else
cout <<”x bukan 100”;
Pernyataan if…else… dapat terdiri dari beberapa else. Pada contoh berikut, program akan memberikan jawaban terhadap inputan data, apakah berupa nilai positif, negative atau nol :
if (x>0)
cout<<”positive”;
else if (x<0)
cout<<”negative”;
else
cout<<”x adalah 0”;
Selengkapnya...
VARIABEL DAN TIPE DATA
A. VARIABEL
Suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu didalam proses program.
Berbeda dengan konstanta yang nilainya selalu tetap, nilai dari suatu variable bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan.
Nama dari suatu variable dapat ditentukan dengan aturan sebagai berikut :
• Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Bahasa C ++ bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Jadi antara nim, NIM dan Nim dianggap berbeda.
• Tidak boleh mengandung spasi.
• Tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, kecuali garis bawah (underscore). Yang termasuk symbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain: $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, =dsb.
• Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.
Deklarasi : Deklarasi diperlukan bila kita akan menggunakan pengenal (identifier) dalam program. Identifier dapat berupa variable, konstanta dan fungsi.
a. Deklarasi variabel.
Bentuk Umumnya :
Nama_tipenama_variabel ;
Contoh :
• int x; // Deklarasi x bertipe integer
• char y, huruf, nim[10]; // Deklarasi variable bertipe char
• float nilai; // Deklarasi variable bertipe float
• double beta; // Deklarasi variable bertipe double
• int array[5][4]; // Deklarasi array bertipe integer
Contoh :
b. Deklarasi Konstanta
• Menggunakan keyword const
Contoh : const float PI = 3.14152965
• Menggunakan #define.
Contoh : #define PI 3.14152965
Keuntungan menggunakan #define apabila dibandingkan dengan const adalah kecepatan kompilasi, karena sebelum kompilasi dilaksanakan, kompiler pertama kali mencari symbol #define (oleh sebab itu mengapa # dikatakan prepocessor directive) dan mengganti semua Phi dengan nilai 3.14152965.
Contoh :
TIPE DATA
Data : bagian terkecil yang akan dimasukkan dalam system pengolahan bisa berupa angka, gambar, dll.
Terdapat 5 tipe data bawaan dari bahasa C yaitu : void, integer, float, double, char
Void : Diartikan sebagai tanpa tipe data dan tanpa pengembalian nilai.
Integer : Bilangan bulat (integer).
Float : Bilangan pecahan (floating point).
Double : Bilangan pecahan dengan jangkauan data yang lebih luas.
Char : Karakter.
SYNTAX
Adalah aturan-aturan dalam bahasa pemrograman
Dalam C++, selain \n terdapat juga beberapa karakter khusus yang biasa disebut escape sequence characters, yaitu ?
Operator Matematika
Untuk operator %, sama dengan modulus, yaitu untuk mengetahui sisa hasil bagi. Misalnya a = 11 % 3, maka variable a akan terisi nilai 2 karena sisa hasil bagi 11 dan 3 adalah 2.
Operator Relasional
Yang dihasilkan dari operator ini bukan sebuah nilai, tapi berupa bilangan bool yaitu benar atau salah.
== : sama dengan
!= : tidak sama dengan
> : Lebih besar dari
< : Kurang dari
>= : Lebih besar atau sama dengan
<= : Kurang dari atau sama dengan.
Operator Penaikan dan Penurunan (++ dan --)
Operator penaikan (++) akan menaikkan atau menambahkan 1 nilai variable. Sedangkan operator (--) akan menurunkan atau mengurangi 1 nilai variable.
Misalnya :
a++;
a+=1;
a=a+1;
untuk ketiga pernyataan tersebut, memiliki arti yang sama yaitu menaikkan 1nilai variable 1.
Karakteristik dari operator ini adalah dapat dipakai di awal (++a) atau di akhir (--a) variable. Untuk penggunaan biasa, mungkin tidak akan ditemui perbedaan hasil dari cara penulisannya. Namun untuk beberapa operasi nantinya harus diperhatikan cara peletakan operator ini, karena akan berpengaruh terhadap hasil.
Contoh 1 : Contoh 2:
B=3; B=3;
A=++B; A=B++;
// A= 4, B=4 //hasil A=3, B=4
Dari contoh1, nilai B dinaikkan sebelum dikopi ke variable A. Sedangkan pada contoh2, nilai B dikopi terlebih dahulu ke variable A baru kemudian dinaikkan.
Operator logika
Operator logika juga digunakan untuk memberikan nilai atau kondisi true dan false. Biasanya operator logika dipakai untuk membandingkan dua kondisi.
Misalnya:
((5==5) && (3>6)) mengembalikan nilai false, karena (true && false) untuk logika NOT (!), contohnya !(5==5) akan mengembalikan nilai false, karena !(true).
Operator Kondisional ( ? )
Format penulisan operator kondisional adalah : kondisi ? hasil1 : hasil2
Jika kondisi benar maka yang dijalankan adalah hasil1 dan jika kondisi salah, maka akan dijalankan hasil2.
Contoh :
7==5 ? 4 : 3 hasilnya adalah 3, karena 7 tidak sama dengan 5
5>3 ? a : b hasilnya adalah a, karena 5 lebih besar dari 3
Selengkapnya...
PENGENALAN C++
C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup di laboratorium Bell pada awal tahun 1980-an, sebagai pengembangan dari bahasa C dan Simula. Saat ini, C++ merupakan salah satu bahasa yang paling populer untuk pengembangan software berbasis OOP. Kompiler untuk C++ telah banyak beredar di pasaran. Software developer yang paling diminati adalah Borland Inc. dan Microsoft Corp. Produk dari Borland untuk kompiler C++ adalah Turbo C++, Borland C++, Borland C++ Builder. Sedangkan dari Microsoft adalah Ms. Visual C++. Walaupun banyak kompiler yang tersedia, namun pada intinya bahasa pemrograman yang dipakai adalah C++.
“Sebelum mulai melakukan kode program, sebaiknya diingat bahwa C++ bersifat “case sensitive”, yang artinya huruf besar dan huruf kecil dibedakan”.
Setiap program C++ mempunyai bentuk umum seperti di bawah ini :
# prepocessor directive
void main()
{
// Batang Tubuh Program Utama
}
Penjelasan :
1. Include
Adalah dslah satu pengarah prepocessor directive yang tersedia pada C++. Preprocessor selalu dijalankan terlebih dahulu pada saat proses kompilasi terjadi.
Bentuk umumnya :
# include
Baris tersebut menginstrusikan kepada kompiler yang menyisipkan file lain dalam hal ini file yang berakhiran ….. .h(file header) yaitu file yang berisi sebagai deklarasi .
Contoh :
• #include
• #include
• #include
• #include
2. Fungsi “main ()”
Fungsi ini menjadi awal dan akhir eksekusi program C++. main adalah nama judul fungsi. Melihat bentuk seperti itu dapat kita ambil kesimpulan bahwa batang tubuh program utama berada didalam fungsi “main()”. Berarti dalam setiap pembuatan program utama, maka dapat dipastikan seorang pemrogram menggunakan minimal sebuah fungsi.
3. Tanda semicolon
Tanda semicolon “ ; ” digunakan untuk mengakhiri sebuah pernyataan. Setiap pernyataan harus diakhiri dengan sebuah tanda semicolon.
4. Mengenal cout (C out)
Pernyataan cout merupakan sebuah objek di dalam C++, yang digunakan untuk mengarahkan data ke dalam standar output (cetak pada layar).
Contoh
Tanda “ << “ merupakan sebuah operator yang disebut operator “penyisipan/peletakan”
Selengkapnya...
Rabu, 13 Januari 2010
Algoritma dan Struktur Data.
Definisi Algoritma : Rancangan program untuk komputer yang dilaksanakan sebelum program tersebut diolah melalui bahasa pemrograman. Rancangan ini memiliki prosedur yang terstruktur dan mengandung olahan matematika dan logika, terdiri dari rangkaian perintah dan langkah tata cara yang disusun secara teratur
Algoritma dapat dikatakan pula sebagai Sistem komputer yang terdiri dari : Input, proses, output. Dimana Input berupa “DATA”, sedangkan output berupa “INFORMASI”. Jika di gambarkan :
Input Proses Output
Jadi dengan kata lain Algoritma berarti “Cara berpikir agar komputer mengerti apa yang kita maksudkan”.
Ada 2 model dalam Algoritma :
1. Deskripsi.
Menerjemahkan maksud dari tujuan kita ke dalam bahasa computer dengan cara mendeskripsikan.
Contoh :
Algoritma menghitung luas persegi panjang
• Input : Panjang, Lebar Proses : Luas = Panjang x Lebar
• Output : Hasil Luas
2. Flowchart.
Untaian symbol gambar (chart) yang menunjukkan aliran (flow) dari proses data.
Simbol-simbol dalam flowchart :
Contoh menghitung luas persegi panjang menggunakan flowchart :
Contoh flowchart yang menggunakan “Decision”
Kuncinya :
• Jika hasilnya menghasilkan 2 output, berarti symbol decision yang digunakan hanya 1.
• Jika hasilnya menghasilkan 3 output, berarti symbol decision yang digunakan hanya 2.
• Dan seterusnya….
a. Menentukan Jenis Kelamin (2 kejadian = 1 simbol decision)
b. Menentukan jenis bilangan (Positif, Negatif, Netral=0) (3 kejadian = 2 simbol decision)
Pengkondisian Bersarang
• Adalah sebuah pernyataan pengkondisian yang di dalamnya mengandung sejumlah pengkondisian lain.
Contoh flowchart dari “Pengkodisian Bersarang”
• Seorang pedagang sepatu menjual 2 jenis sepatu, sepatu pria dan sepatu wanita. Setiap sepatu diberi diskon sesuai jumlah pembelian.
Selengkapnya...