About my Blog

But I must explain to you how all this mistaken idea of denouncing pleasure and praising pain was born and I will give you a complete account of the system, and expound the actual teachings of the great explorer of the truth, the master-builder of human happiness. No one rejects, dislikes, or avoids pleasure itself, because it is pleasure, but because those who do not know how to pursue pleasure rationally encounter consequences that are extremely painful. Nor again is there anyone who loves or pursues or desires to obtain pain

Jumat, 15 Januari 2010

VARIABEL DAN TIPE DATA

A. VARIABEL
Suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu didalam proses program.
Berbeda dengan konstanta yang nilainya selalu tetap, nilai dari suatu variable bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan.

Nama dari suatu variable dapat ditentukan dengan aturan sebagai berikut :

• Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Bahasa C ++ bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Jadi antara nim, NIM dan Nim dianggap berbeda.
• Tidak boleh mengandung spasi.
• Tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, kecuali garis bawah (underscore). Yang termasuk symbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain: $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, =dsb.
• Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.

Deklarasi : Deklarasi diperlukan bila kita akan menggunakan pengenal (identifier) dalam program. Identifier dapat berupa variable, konstanta dan fungsi.

a. Deklarasi variabel.
Bentuk Umumnya :

Nama_tipenama_variabel ;

Contoh :
• int x; // Deklarasi x bertipe integer
• char y, huruf, nim[10]; // Deklarasi variable bertipe char
• float nilai; // Deklarasi variable bertipe float
• double beta; // Deklarasi variable bertipe double
• int array[5][4]; // Deklarasi array bertipe integer

Contoh :



b. Deklarasi Konstanta
• Menggunakan keyword const
Contoh : const float PI = 3.14152965
• Menggunakan #define.
Contoh : #define PI 3.14152965

Keuntungan menggunakan #define apabila dibandingkan dengan const adalah kecepatan kompilasi, karena sebelum kompilasi dilaksanakan, kompiler pertama kali mencari symbol #define (oleh sebab itu mengapa # dikatakan prepocessor directive) dan mengganti semua Phi dengan nilai 3.14152965.

Contoh :



TIPE DATA
Data : bagian terkecil yang akan dimasukkan dalam system pengolahan bisa berupa angka, gambar, dll.

Terdapat 5 tipe data bawaan dari bahasa C yaitu : void, integer, float, double, char
Void : Diartikan sebagai tanpa tipe data dan tanpa pengembalian nilai.
Integer : Bilangan bulat (integer).
Float : Bilangan pecahan (floating point).
Double : Bilangan pecahan dengan jangkauan data yang lebih luas.
Char : Karakter.



SYNTAX

Adalah aturan-aturan dalam bahasa pemrograman

Dalam C++, selain \n terdapat juga beberapa karakter khusus yang biasa disebut escape sequence characters, yaitu ?



Operator Matematika



Untuk operator %, sama dengan modulus, yaitu untuk mengetahui sisa hasil bagi. Misalnya a = 11 % 3, maka variable a akan terisi nilai 2 karena sisa hasil bagi 11 dan 3 adalah 2.
Operator Relasional
Yang dihasilkan dari operator ini bukan sebuah nilai, tapi berupa bilangan bool yaitu benar atau salah.
== : sama dengan
!= : tidak sama dengan
> : Lebih besar dari
< : Kurang dari
>= : Lebih besar atau sama dengan
<= : Kurang dari atau sama dengan.

Operator Penaikan dan Penurunan (++ dan --)

Operator penaikan (++) akan menaikkan atau menambahkan 1 nilai variable. Sedangkan operator (--) akan menurunkan atau mengurangi 1 nilai variable.


Misalnya :
a++;
a+=1;
a=a+1;

untuk ketiga pernyataan tersebut, memiliki arti yang sama yaitu menaikkan 1nilai variable 1.
Karakteristik dari operator ini adalah dapat dipakai di awal (++a) atau di akhir (--a) variable. Untuk penggunaan biasa, mungkin tidak akan ditemui perbedaan hasil dari cara penulisannya. Namun untuk beberapa operasi nantinya harus diperhatikan cara peletakan operator ini, karena akan berpengaruh terhadap hasil.

Contoh 1 : Contoh 2:

B=3; B=3;
A=++B; A=B++;
// A= 4, B=4 //hasil A=3, B=4

Dari contoh1, nilai B dinaikkan sebelum dikopi ke variable A. Sedangkan pada contoh2, nilai B dikopi terlebih dahulu ke variable A baru kemudian dinaikkan.

Operator logika
Operator logika juga digunakan untuk memberikan nilai atau kondisi true dan false. Biasanya operator logika dipakai untuk membandingkan dua kondisi.

Misalnya:

((5==5) && (3>6)) mengembalikan nilai false, karena (true && false) untuk logika NOT (!), contohnya !(5==5) akan mengembalikan nilai false, karena !(true).

Operator Kondisional ( ? )

Format penulisan operator kondisional adalah : kondisi ? hasil1 : hasil2
Jika kondisi benar maka yang dijalankan adalah hasil1 dan jika kondisi salah, maka akan dijalankan hasil2.

Contoh :
7==5 ? 4 : 3 hasilnya adalah 3, karena 7 tidak sama dengan 5
5>3 ? a : b hasilnya adalah a, karena 5 lebih besar dari 3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar